Telegram Group & Telegram Channel
          SYARAT CALON TRAINEE

Harap literasi keseluruhan sk agar tidak terjadinya kesalah pahaman.


O1. kami tidak menerima mantan staff memasuki wilayah Bimasakti (baik yang undir secara baik, ataupun tidak). apabila kami mendapatkan pengaduan jika ada yang mencoba masuk akan kami outkan saat itu juga, tanpa mengkonfirmasi pada oknum.

O2. Tidak menerima mantan staff yang telah masuk kedalam Blacklist, ataupun oknum yang bermasalah didalam Bimasakti Hospital & Unitnya

O3. Kami tidak menerima calon traine yang berstatus didalam sq rprl atau perusuh

O4. Kami tidak menerima calon trainee yang mengandung rl thingy pada accountnya seperti ch & st

O5. Kami tidak menerima calon traine yang berstatus sebagai staff/trainee dari Hospital lain.

O6. Di larang keras mengirim format dengan acc clone/acc BA dan sejenisnya gunakan acc utama rp.

O7. Jangan sekedar minat, tapi NIAT NIAT dan tidak bermain main saat di trainee.

O8. Siap mengikuti traine selama 3 hari.

O9. Dapat sopan dengan staff, petinggi, dan team dilingkup Bimasakti Hospital.

1O. Tidak dalam masa Hiat, Vakum, lrp

11. Dapat bekerja sama dan BERATTITUDE.

12. Tidak toxic

13. Dapat typing formal dilingkup Bimasakti

14. Dapat mengikuti segala aturan di Bimasakti Hospital

note.
mantan staff bisa join apabila konfirmasi oleh fo dan disetujui oleh fo langsung. apabila tidak melakukan konfirmasi akan kami outkan saat itu juga.

            β•‘β–Œβ”‚β–ˆβ•‘β–Œβ”‚ β–ˆβ•‘β–Œβ”‚β–ˆβ”‚β•‘β–Œβ•‘



group-telegram.com/BimasaktiArsip/1859
Create:
Last Update:

          SYARAT CALON TRAINEE

Harap literasi keseluruhan sk agar tidak terjadinya kesalah pahaman.


O1. kami tidak menerima mantan staff memasuki wilayah Bimasakti (baik yang undir secara baik, ataupun tidak). apabila kami mendapatkan pengaduan jika ada yang mencoba masuk akan kami outkan saat itu juga, tanpa mengkonfirmasi pada oknum.

O2. Tidak menerima mantan staff yang telah masuk kedalam Blacklist, ataupun oknum yang bermasalah didalam Bimasakti Hospital & Unitnya

O3. Kami tidak menerima calon traine yang berstatus didalam sq rprl atau perusuh

O4. Kami tidak menerima calon trainee yang mengandung rl thingy pada accountnya seperti ch & st

O5. Kami tidak menerima calon traine yang berstatus sebagai staff/trainee dari Hospital lain.

O6. Di larang keras mengirim format dengan acc clone/acc BA dan sejenisnya gunakan acc utama rp.

O7. Jangan sekedar minat, tapi NIAT NIAT dan tidak bermain main saat di trainee.

O8. Siap mengikuti traine selama 3 hari.

O9. Dapat sopan dengan staff, petinggi, dan team dilingkup Bimasakti Hospital.

1O. Tidak dalam masa Hiat, Vakum, lrp

11. Dapat bekerja sama dan BERATTITUDE.

12. Tidak toxic

13. Dapat typing formal dilingkup Bimasakti

14. Dapat mengikuti segala aturan di Bimasakti Hospital

note.
mantan staff bisa join apabila konfirmasi oleh fo dan disetujui oleh fo langsung. apabila tidak melakukan konfirmasi akan kami outkan saat itu juga.

            β•‘β–Œβ”‚β–ˆβ•‘β–Œβ”‚ β–ˆβ•‘β–Œβ”‚β–ˆβ”‚β•‘β–Œβ•‘

BY π€π‘π’πˆπ ππˆπŒπ€π’π€πŠπ“πˆ π‡πŽπ’ππˆπ“π€π‹


Warning: Undefined variable $i in /var/www/group-telegram/post.php on line 260

Share with your friend now:
group-telegram.com/BimasaktiArsip/1859

View MORE
Open in Telegram


Telegram | DID YOU KNOW?

Date: |

At the start of 2018, the company attempted to launch an Initial Coin Offering (ICO) which would enable it to enable payments (and earn the cash that comes from doing so). The initial signals were promising, especially given Telegram’s user base is already fairly crypto-savvy. It raised an initial tranche of cash – worth more than a billion dollars – to help develop the coin before opening sales to the public. Unfortunately, third-party sales of coins bought in those initial fundraising rounds raised the ire of the SEC, which brought the hammer down on the whole operation. In 2020, officials ordered Telegram to pay a fine of $18.5 million and hand back much of the cash that it had raised. After fleeing Russia, the brothers founded Telegram as a way to communicate outside the Kremlin's orbit. They now run it from Dubai, and Pavel Durov says it has more than 500 million monthly active users. The message was not authentic, with the real Zelenskiy soon denying the claim on his official Telegram channel, but the incident highlighted a major problem: disinformation quickly spreads unchecked on the encrypted app. What distinguishes the app from competitors is its use of what's known as channels: Public or private feeds of photos and videos that can be set up by one person or an organization. The channels have become popular with on-the-ground journalists, aid workers and Ukrainian President Volodymyr Zelenskyy, who broadcasts on a Telegram channel. The channels can be followed by an unlimited number of people. Unlike Facebook, Twitter and other popular social networks, there is no advertising on Telegram and the flow of information is not driven by an algorithm. Individual messages can be fully encrypted. But the user has to turn on that function. It's not automatic, as it is on Signal and WhatsApp.
from pl


Telegram π€π‘π’πˆπ ππˆπŒπ€π’π€πŠπ“πˆ π‡πŽπ’ππˆπ“π€π‹
FROM American